Amartha Frontier Fellowship
1. Apa itu Amartha Frontier Fellowship?
Amartha Frontier Fellowship adalah program beasiswa dari Amartha.org yang bertujuan mendukung mahasiswa dari
daerah afirmasi agar dapat mengembangkan kapasitas diri, kepemimpinan, dan memberikan kontribusi nyata bagi
pembangunan daerah asalnya.
2. Siapa saja yang dapat mendaftar Amartha Frontier Fellowship?
Program ini terbuka untuk:
- Mahasiswa laki-laki atau perempuan
- Berada di semester 4 pada saat periode pendaftaran
- Berasal dari daerah afirmasi
Definisi daerah Afirmasi:
Wilayah yang mendapatkan perhatian khusus dari Amartha.org untuk menerima manfaat program, khususnya wilayah dengan keterbatasan akses pendidikan, ekonomi, atau pembangunan di daerah:
- Sumatera
- Kalimantan
- Sulawesi
- Nusa Tenggara
- Maluku
- Papua
3. Apa saja manfaat yang diterima oleh penerima Amartha Frontier Fellowship?
Penerima beasiswa berhak mendapatkan manfaat sebagai berikut:
- Bantuan biaya pendidikan hingga Rp22.000.000
- Program kelas pengembangan diri secara online
- Program bootcamp kepemimpinan offline
- Implementasi inovasi sosial yang didanai oleh Amartha
- Mentoring
- Akses ke jaringan profesional Amartha.org dan alumni
* Manfaat ini serupa dengan program Amartha STEAM Fellowship, namun
dengan fokus tambahan pada kontribusi terhadap daerah asal.
4. Apakah penerima beasiswa harus mengikuti program pengembangan?
Ya. Seluruh penerima Amartha Frontier Fellowship wajib mengikuti rangkaian program pengembangan yang terdiri
dari:
- Kelas Pengembangan Diri (online)
Sesi pembelajaran daring yang
membahas pengembangan kepemimpinan, komunikasi, pemecahan masalah, dan pengembangan karier.
- Bootcamp Kepemimpinan (offline)
Program pelatihan intensif secara
tatap muka yang bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan, kolaborasi, dan jejaring antar fellow.
- Implementasi Inovasi Sosial
Penerima beasiswa diwajibkan untuk merancang dan
mengimplementasikan inovasi sosial yang memberikan dampak bagi masyarakat di daerah asal. Apabila proyek
tidak langsung dijalankan di daerah asal, maka proyek tersebut harus dirancang agar dapat direplikasi
atau diimplementasikan di daerah asal penerima beasiswa.
5. Apakah ada ikatan bagi penerima Amartha Frontier Fellowship untuk menetap dan/atau bekerja di daerah asal setelah lulus?
Tidak. Kewajiban penerima beasiswa hanya mencakup selama periode program sesuai dengan penjelasan pada poin nomor 4 (empat). Meskipun demikian, penerima diharapkan memiliki komitmen jangka panjang untuk memberikan kontribusi bagi daerah asalnya, baik melalui proyek sosial, kolaborasi komunitas, maupun inisiatif pembangunan lainnya.